Rumah bukan tempat kembali
"Rumah adalah tempat kembali paling indah bagi setiap kepergian" Omong kosong. Itu tidak berlaku bagi saya. Rumah adalah tempat paling nyaman atas beberapa waktu dalam bagian hidup saya. Tidak selalu, tapi hanya sebagian kecil. Hal itu terjadi lagi hari ini. Sebuah pertengkaran yang memang sudah 'biasa' terjadi. Kenapa? Kenapa pertengkaran menjadi sebuah kebiasaan? Bukankah masih banyak hobi lain yang lebih baik untuk di jadikan sebuah kebiasaan? Setiap kali kata-kata itu keluar dari mereka, mungkin hanya aku yang begitu merasa tersakiti. Tidak ada yang tahu, kecuali aku. Mereka hanya berbicara apa yang ingin mereka bicarakan, bukan apa yang saya ingin dengar. Dalam sebuah perjalanan rumah tangga memang pertengkarang akan selalu terjadi bukan? Hanya saja, saya terlalu lemah untuk hanya memahami kehidupan orang dewasa. Ntah karena masalah yang terlalu rumit untuk di selesaikan, atau memang jiwa saya yang menolak untuk mengetahui setiap masalah itu. Rumah bukanla...