Posts

Showing posts from October, 2017

Diam Dendam

Diam adalah berkata dalam diri. Dendam adalah sikap tertanam dalam diri. Diam-diam mendendam, akankah baik? Ada sebuah cerita cinta yang bahagia, meski berakhir luka. Bukan cinta diantara mereka yang mati, melainkan manusia yang berada di lingkungan mereka yang terbunuh. Hati manusia sudah mati, bahkan sebelum membuat manusia lain mati. Ragamu masih ada, cintamu sudah habis, dengan itu hatimu berarti tiada lagi rasa. Siapa yang mampu bersuara? Akankah keadilan hanya akan mengadili sebelah pihak? Atau keduanya tidak menikmati rasa adil. Banyak hati baik yang menjadi tidak baik, oleh apa? Hati manusia yang telah mati. Bersuara tidak akan membuatnya kembali baik. Diam juga bukanlah alasan paling tepat untuk menjadi baik. Ada dendam dalam diam. Ada kecewa dalam diam. Ada harap dalam diam Ada rencana dalam diam. Jika manusia hidup untuk mati, mengapa harus mendahului takdir tuhan? Bukankah setiap manusia akan tiba pada giliran-nya? Hati-hati dengan menjadi baik,...