Posts

Showing posts from 2015

On the last day 2015, welcome 2016

Hello!!! Kembali lagii.. Seketika meniup debu yang lama menutupi. Maaf karena jarang dibuka. Bukan karena lupa, hanya saja baru meluangkan waktu untuk sekedar bercerita (lagi). Hari ini hari terakhir di tahun 2015. Sebuah perjalanan yang begitu mengesankan berada di tahun ini. Bahagiaa.. Sungguh. Hanya saja, meninggalkan bukan berarti melupakan bukan? Kita bertemu kembali di pertengahan tahun ini, dengan perjalanan yang menenangkan hati. Apakah iya? Sepertinya tidak begitu. 2015 adalah cinta yang kembali dipertemukan. Semoga dengan berakhirnya ini, kita masih akan dipertemukan Tuhan. Cinta selalu mengajarkan aku bagaimana caranya menghadapi sesuatu, menghadapi masalah, bukan lari atau menutupi. Tapi di hadapi dan di selesaikan. Untuk itu, kepergian bukanlah sebuah alasan untuk melupakan. Karena hidup adalah soal mengejar waktu, agar kita tiba lebih cepat dari keterlambatan. Kita tidak pernah menyadari ketika waktu berjalan begitu cepat, kita hanya tahu bahwa waktu akan selalu sam...

Garis, cerita, dan takdir

Saat rindu ini kembali hadir. Menulis, aku merindumu. Terlalu sulit menemukan waktu untuk sekedar menulis. Maaf jika jarang ku temui, aku tak menjumpai kebahagiaan tanpa "tulisan". Sedikit bercerita.. Lama kita tidak berjumpa semenjak terakhir kali kita bertemu beberapa bulan lalu, bahkan kini aku tidak lagi mengingatnya waktu-nya. Yang aku tahu, kita masih bersahabat. Kita masih berteman baik untuk hanya sekedar menanyakan kabar. Aku memang telah menyudahinya. Segala rasa yang aku simpan selama lima tahun, untukmu. Namun, berteman bukanlah alasan untuk tetap dekat denganmu, aku hanya tidak ingin mempunyai musuh. Kita tidak saling mengetahui. Kita hanya angin yang tertiup dan ketika bertemu tidak pernah bersatu. Ketika rasa itu menjadi abu, akankah cerita kita menjadi hitam? Bukankah putih lebih menenangkan? Lalu kenapa harus ada hitam jika putih menyenangkan? Jalan kita memang belum menuju akhir, segalanya akan indah dan aku mempercayainya. Bukankah mudah jika hanya men...

Permintaanmu

Malam ini, berakhirnya cerita kita. Bukan pertemuan kita yang berakhir, tapi rasa ini. Kamu menyuruhku menghapusnya, menyuruhku berhenti mencintaimu. Aku mengerti, karena aku tahu, ada hal yang tidak bisa di paksakan dalam cinta. Aku pernah bahagia bersamamu. Tapi akhir kisah kita tidak menuntut bahagia. Tak apa, aku tahu. Aku masih kuat, untuk menajalani sendiri. Tanpa kamu. Aku tahu, bukan kamu yang salah, hanya aku yang tidak pernah bisa menerima takdir bahwa kita tidak di ciptakan untuk bersama. Maaf jika aku membuat hidupmu sulit lima tahun itu. Aku lebih sulit, kamu tidak mengetahuinya. Aku tidak akan memberitahu, biar kamu tidak memperdulikannya. Aku berhenti menyukaimu bukan berarti rasa ini menjadi benci. Kamu bilang, aku adalah sahabat dekat, dan kamu tidak ingin aku sedih. Untuk itu, aku akan berbahagia meski tidak bersamamu. Jangan kembali lagi, Aku telah menutup buku itu. Biar aku yang menyimpannya, sendiri. Kamu tidak perlu tahu. Aku tidak akan sedih ...

My feel

Kita adalah angin yang tidak pernah bertemu, kita adalah langit yang tidak pernah menemukan ujung. Bukan hanya itu, kita hanya di pertemukan untuk saling mengisi, bukan untuk saling melengkapi. Tapi, disini.. Hanya aku yang mengisi, kamu tidak melengkapi, karena kisah kita memang di takdirkan hanya sampai itu, tidak lebih. Kita adalah cinta yang tidak pernah menemukan titik tepat pada sebuah waktu, pada sebuah ruang, Karena kita bukanlah sebuah sepatu yang selalu berjalan beriringan tetapi tidak pernah bisa bersatu. Tapi kita adalah jiwa yang tidak pernah memaksa sesuatu. Kita saling mengetahui, kita memang tidak saling cinta (mungkin), hanya saja.. Kisah kita terlalu rumit untuk hanya sekedar berujung sampai sini. Terlalu jauh perjalanan kita untuk sampai pada titik terakhir perjalanan ini, hingga aku tidak mengerti kenapa aku bisa bertahan dan mencoba menyamaimu hingga sejauh ini. Padahal sudah sejak lama aku mengetahui bahwa takdir kita tidak akan berjalan bahagia, tapi aku tahu,...

Sederhana yang menjadi istimewa

"Apa yang menjadi cerita, bahagia akan kembali " Agak sulit memang mengartikan sebuah quotes di atas. Cerita hari ini, biar saya bagi sedikit. Malam setelah hujan memang selalu terasa menyenangkan. Bukan karena saya begitu menyukai hujan, hanya saja ada rasa bahagia di antara kebersamaan malam itu. Kita berkumpul bertiga, ya sisa bertiga, kaka saya telah di bawa suaminya menjalani kehidupan barunya bersama keluarga kecil mereka. Jadi, di rumah sederhana ini hanya sisa saya, dan kedua orang tua saya. Bermula dari sebuah rencana tentang acara esok, kita memulai percakapan singkat malam itu. Saya mulai merasakan kehangatan itu, kehangatan cinta dari dua orang terkasih saya, kedua orang tua saya. Kita berbagi cerita, kita berkomunikasi dengan baik bersama lagi. Kita tertawa bersama kembali, kita bercerita banyak hal, kita terdiam hingga berbicara hal aneh kembali. Kita selalu lucu, ketika bersama. Banyak hal yang kita ingin bagi satu sama lain, padahal kita sering bertemu, ...

When a time is a love

Hari ini kita di pertemukan kembali. Dalam suatu keadaan yang memaksa untuk kita. Aku selalu berharap, kita bertemu di waktu yang tepat. Namun kita tidak pernah di takdirkan untuk merasa bahagia di waktu yang benar. Kamu adalah jembatan bagi dunia ini. Kamu adalah sebagai pelengkap, sebagai pengisi kekosongan hati yang telah lama sepi, bukan.. Bukan karena tidak ada yang mencoba masuk, hanya saja sang empu nya tidak mengizinkan siapapun masuk karena tidak akan sedikitpun di bukakan selain untukmu. Kita bagaikan sepasang sepatu, selalu bersama tapi tak bisa bersatu. Kita bahagia dalam suatu hal, kita sedih karena sebuah hal. Cinta adalah keinginan hati untuk memilik, sebenarnya. Hanya saya tuhan tidak menciptakan setiap makhluk-Nya untuk saling memiliki dan terus bahagia bersama. Akan ada saat dimana kebahagian akan pudar, begitupun sebaliknya. Aku bertemu seseorang lain yang berbeda, berbefa dari mu. Aku tetap mengingatmu, hanya satu. Tidak ada yang pernah bisa menggantikan segala ...

My feel

Hallo.. Lama tidak menulis, rindu. Hari ini, perasaan itu kembali lagi. Perasaan yang dulu pernah ada, dan sekarang, tetap ada, dan mungkin akan selamanya ada. Masih tentang dia, masih dengan cerita yang sama, masih juga berstatus hanya teman, dari dulu. Kapan berubah? Jadi lebih istimewa? Oh.. Abaikan. Kita itu lucu. Sama-sama tidak pernah mengenal rasa lelah. Dia tidak pernah lelah berlari, dan saya tidak juga lelah mengejar. Terus saja begitu. Hingga saatnya harus berhenti. Ntah akan berakhir seperti apa, saya hanya berharap berakhir bahagia. Karena setiap kehidupan adalah cerita, maka saya ingin hidup saya bahagia, bersama dia. Dia kembali lagi. Kita di pertemukan kembali. Dalam suatu takdir dalam catatan harian hidup saya. Saya merasa bahagia atau tidak? Pertemuan itu membuat rasa ini singgah kembali. Karena saya mengira semuanya telah lenyap, ternyata tidak. Hampir lima tahun saya memendamnya sendiri. Tanpa kepastian, tanpa harapan, tapi saya nyaman dengan hal ini. Karena su...

Love is trust

Hidup bukanlah selalu tentang cinta. Hidup adalah proses menuju kedewasaan yang membawa perubahan besar dalam masa depan yang gemilang ! Cinta.. Cinta.. Cinta. Kata sederhana yang berjuta makna. Tidak semua orang dapat merasakannya. Lalu? Apakah harus ada alasan ketika kita mencintai sesuatu? Cinta bukanlah sebuah alasan. Cinta adalah satu rasa dimana titik bahagianya hidup berada ketika kita mengerjakan sesuatu yang kita sukai. Berjuta makna yang tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata. Tidak ada alasan yang konkrit mengenai cinta. Karena cinta adalah random. Tidak jelas. Selalu berubah-ubah. Cinta adalah merelakan. Karena cinta adalah mengerti, bahwa ada hal-hal yang tidak harus dipaksakan dalam cinta, Memiliki misalnya. Hanya terkadang, ego dalam diri menguasai semua hal hingga cinta adalah alasan mengapa rasa sakit itu ada. Sebuah keyakinan dalam diri bahwa cinta adalah satu. Satu rasa ketika bahagia adalah bersama. Tidak ada hal-hal yang membuat rapuh. Rasa sakit past...

Shave for hope

"Fundraising buat semua anak anak penderita kanker yang terpaksa botak karena kemoterapi" Tulis seseorang bernama adit di akun pribadi miliknya. Sederhana, tapi buatku itu menyentuh. Kanker. Sebuah penyakit mematikan yang hingga saat ini belum di temukan penawar selain kemoterapi dan keajaiban tuhan. Pernah tidak kalian berfikir bagaimana rasanya sakit itu? Bagaimana rasanya menjadi pura-pura kuat diantara segala sakit yang berada dalam tubuhnya? Bagaimana rasanya tersenyum palsu disaat menahan sakit hanya karena ingin menunjukan bahwa ia kuat? Bagaimana rasanya ingin hidup bebas seperti layaknya anak anak lain yang bermain tanpa harus menjalankan kemoterapi yang sangat menyakitkan? Pernahkah kalian bayangkan sebelumnya? Hidup adalah takdir yang harus di jalani. Bukan berarti pasrah, hanya saja memang hidup adalah menjalankan. Meneruskan yang benar, meluruskan yang salah. Adilkah hidup ini? Disaat anak anak kecil yang seharusnya bahagia atas hidupnya tetapi takdir men...

About the story that never ended

"all about us, sonic cs. even though we are no longer together, but not with our story. " Kita memilih jalan yang berbeda, dengan satu tujuan, menggapai mimpi, menuju kesuksesan. Meski kita tidak berjalan bersamaan, namun kita pernah di satukan, dalam ikatan cinta dengan persahabatan. Mungkin jiwa kita berbeda ketika bertemu lagi nanti, tapi tidak dengan cerita kita. Kenangan itu masih sama, dan tidak akan pernah berubah. Jika saja kita saling melupakan, maka ingatlah bahwa cerita itu tetap akan ada. Tifak akan berubah, karena kenangan adalah hal yang hanya mampu di kenang. Canda tawa pernah menghiasi setiap cerita kehidupan putih abu abu kita. Bersama meraih kesuksesan Untuk sebuah mimpi yang di cita-citakan. Air mata pernah jatuh diantara kebersamaan kita, tentang hal ajaib dalam bangku sekolah menengah atas demi tercapainya segala mimpi yang sempat terhenti. Lucu, kita sangatlah ajaib. Kita berteman, kita saling menguatkan, kita bermusuhan, kita saling menjatuhk...

The friends is a reason happiness

"Tawa rasa hanya terasa ketika kita bersama Bercerita tentang asa yang pernah terbayangkan Meski tidak selalu tersampaikan Kita percaya bahwa tuhan mendengar segalanya.. Bahagia adalah sederhana ketika kita bersama Bercanda tawa hingga terkadang menangis haru Semua tak lagi sama ketika kita saling melupakan Untuknya, bergenggam lebih kuat !" Bahagia itu sederhana. Benar-benar hanya sederhana, tidak perlu bepergian dengan seorang kekasih, dengan sahabat bahkan segalanya terasa lebih menyenangkan. Kita tidak perlu merubah diri, hanya perlu bergaya apa adanya. Bersama sahabat, kita main bersama, bercanda bersama, bukan layaknya "jaim" ketika bersama kekasih. Hidup terlalu singkat jika kita hanya memikirkan cinta. Biarlah cinta datang ketika tepat pada waktunya, tidak perlu di cari, tidak perlu ditunggu. Berawal dari kebersamaan terakhir kita tadi. Aku tidak yakin kita masih bisa merasakan hangatnya bahagia itu. Kita telah berbeda, masing-masing dari kita ber...

Jeritan tertahan (lagi)

"Baru malam tadi rasanya merasakan kehangatan itu, kini telah hilang" Pertengkaran itu selalu terjadi dan ntah hingga kapan akan selalu terjadi. Masalah sederhana, namun begitu rumit. Hingga kapan pa? Hingga kapan ma? Aku ada disini di sisi kalian.. Aku tidak habia fikir bagaimana jadinya jika nanti aku pergi untuk meneruskan studiku. Tidak ada lagi penengah diantara kalian. Aku bimbang.. Apa aku harus bertahan di situasi tidak mengenakan ini? Aku tidak pernah berkomentar, karena aku tau, bicarapun tidak akan di dengar. Semua larut dalam ego masing-masing. Lupa akan buah hati yang menatap nanar pertengkaran di depannya, lupa akan hati yang tiap kali pertengkaran itu ada teriris demi sedikit dengan dalam. Sakit. Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Karena aku sadar, aku telah cukup memberatkan hidup kalian. Aku hanya diam. Berbicara dalam hati, sendiri. Tidak ada yang tahu. Hanya aku dan tuhan. Allah disisi ku yang mengetahui semuanya. Jeritan tertahan dalam hatiku. Maafkan anak...

Quotes dan tulisan hari ini

"Lama tidak bersapa mengundang rasa beda ketika harus bertatap" Quotes hari ini.. Cakrawala selalu indah, bahkan ketika malam sekalipun. Gelap menghadirkan cerita, langit menjadi naungan paling tinggi dalam mengumpulkan segala cerita sederhana. Angin meniup aroma rasa bergantian dalam kehidupan. Matahari menjadi satu-satunya cahaya kehidupan yang tidak pernah tergantikan. Pelangi, hadir membawa warna bagi kehidupan segala yang menatap kelamnya hidup. Cukup menjadi aneh hari ini, tidak akan ku teruskan. Karena bahkan aku tidak mengerti apa yang aku tulis, tangan ini begitu saja bergerak membuat syair sederhana dari hati. Perpisahan bukankah hal menyedihkan (?) hanya saja kita mengerti rasa "kehilangan" dari sebuah perpisahan. Pertemuan juga bukan alasan menjadi salah ketika kita mengetahui akan ada perpisahan setelah pertemuan. *Omong kosong apa ini* Malam ini sepertinya begitu hangat, hingga aku terlalu nyaman menulis. Tidak perduli bahkan seekor nyamuk yan...

Menjadi setia, sesulit itukah (?)

Lagi-lagi tangan ini membawa sadarku menempati tempat terindah untuk segala curahanku. Ia begitu pengertian, baik.. Mungkin memang jalannya harus seperti itu. Malam begitu hening ketika baru sesaat aku mencoba memejamkan mata. Ada yang berbeda malam itu, terdengar dering dari ponsel di sebelahku yang selalu menemani tidur malamku. Ntah apa yang ada difikiranku kala itu. Aku menggagalkan rencana tidurku. Jam menunjukan pukul 11 malam. Semua orang di rumah sudah tidur. Hanya aku yang masih menatap layar ponsel di depanku. "Akang suka nabil" Pesan singkat terisikan kalimat sederhana yang menyayat hati. Lalu? Kenapa tersayat? Lelaki itu salah menurutku. Salah, hingga akupun tak mengerti apa yang ada di fikirannya. Haruskah ia mengatakan itu? Mengatakan sesuatu yang fatal yang tidak benar2 boleh di katakan pada  seseorang lain disaat ia memiliki kekasih. Aku tidak mengatakan ia bodoh. Aku hanya memastikan bahwa semua ini salah. Ku pejamkan mata berkali kali. Kalimat itu t...

Cerita sederhana (lagi)

Ketika setelah memulai, bagiku selalu ada hal yang menyeru artinya lagi dan lagi. Menulis, hobi sederhana yang ku tuangkan ketika hanya aku ingin melakukannya. Bukan karena diri ini, namun ketika keadaan memaksa membuat aku begitu, bahkan aku hanya bisa diam, menurutinya. Hidup dalam segala hal yang ingin di lakukan namun tidak ada dukungan memang seperti ini ternyata, susah. Baik, bukan tentang itu yang ingin di bahas kali ini, hanya ingin sedikit bercerita karena sudah dirumah selama beberapa bulan menunggu menjadi mahasiswa itu membosankan. Apalagi dengan tidak ada teman, hanya bisa bercerita dengan langit sore ketika sehabis mandi *loh haha Hari itu hujan mengingatkan aku tentang segala dalam dirimu. Aku tak habis fikir bagaimana bisa aku masih mengagumi setelah kita bertemu pertama kali lima tahun lalu. Setelah kita tidak pernah bertemu setelah lulus dari sekolah menengah pertama, kita mempunyai kehidupan baru masing masing di sekolah menengah atas. Setelah pertemuan terakhir k...

Memulai kembali setelah lama berdebu

Haii udah lama sepertinya sejak aku menulis terakhir kali. Gimanaa? Masih selalu baik kah? Semoga selalu begitu yaa. Untuk memulai tulisan ini, ada sedikit pertanyaan yang memanjang, oh ya? Hahaha Pernah ngga sii kalian berfikir tentang kenapa kalian harus hidup dan di beri kehidupan ketika kalian bahkan tahu bahwa kalian akan mati dan ada hari setelah kematian. Pernah ngga sii berfikir kenapa kita harus gosok gigi *loh haha, pernah ngga sii kalian berfikir harus makan, harus mandi, harus tidur, harus lari, harus jalan, harus tertawa, harus nangis. Kenapa sii? Lucu yaa, pertanyaan aneh tapi sebenernya ada jawabannya, hanya saja tidak pernah di sadari bahkan jarang terfikirkan. Aku benar bukan? ~ Oh ya.. Hidup emang selalu penuh misteri. Tidak pernah bahagia bukan berarti selalu bersedih kan? So, jalani hidup ketika masih merasa mampu atas segala hal yang harus di lakukan semasa hidup ini masih terus berjalan kan. Putus asa juga tidak akan membuat hidupmu menjadi indah kan? Malah mem...

bersyukur lebih baik

Hari ini, aku mendengar keluhan kalian kembali. Harusnya hari ini akan terus berjalan membahagiakan, kupikir akan begitu.. namun ternyata, sebuah permasalahan kecil menjadi menyeruak ketika aku yang menndengarnya, begitu sesak ketika aku melihat kalian bertengkar. Aku lelah.. melihat setiap kita pergi bersama, yang berawal kebahagiaan, namun selalu berujung menyakitkan di akhir.   Apakah semua orang tua memang begitu? Apakah mereka memiliki ego yang lebih tinggi di banding memikirkan perasaan anak kecil yang berada di sampingnya? Apakah mereka lupa bahwa aku berada di sana melihat pertengkaran kecil yang sering ku jumpai? Lagi-lagi tentang uang, kita masih bisa hidup bahagia dengan uang yang cukup kan pa? kita juga bisa pergi dengan uang yang sangat cukup menurutku, namun mengapa bagi kalian tidak? Bisakah kita, aku, mama, dan papa selalu bersyukur dengan segala yang menurut kalian adalah kekurangan? Kita tidak pernah merasakan tidak mempunyai uang sepeserpun, sedangkan ...

(masih)n 20 April 2015, bersamamu

20 April 2015 waktu terus berjalan sesuai biasanya. detik tidak berubah, menit masih tetap seperti itu. hanya saja, ketika bersamamu semuanya terasa lebih cepat. mungkin karena kita sama-sama bahagia atas yang terjadi pada waktu ini. air terjun masih di hadapan kita, masih pula mengalir air jernih yang sama. hanya kita yang berbeda, berbeda hati, berbeda pendapat, dan berbeda rasa, persepsiku. langit masih tetap biru seperti saat kita berjumpa, matahari masih dengan sempurna menyinari kita, awan putih masih dengan lemahnya tertiup angin lalu pergi ntah kemana, hanya kita yang masih diam disini. yaa.. kita sama-sama hanya diam. menikmati setiap air yang mengalir dengan deras, menikmati setiap hembusan angin yang membawa kesejukan, dan menikmati setiap waktu yang terus berjalan meski kita terdiam. rupanya, kedua temanmu sudah cukup puas bermain air yang begitu dingin, ku kira mereka benar-benar lupa jika masih ada kita disini. hingga mereka berjalan menghampiri, aku sempat merasakan...

20 april 2015, bersamamu

20 april 2015 Pagi yang cerah   mengawali hari dengan sempurna, mentari pagi siap menyinari bumi dengan makhluk yang ada di dalamnya. Pagi itu..   waktu menunjukan pukul 06.18 . ponsel di sebelahku berbunyi, menandakan pesan masuk. Belum sempat ku membalasnya, ponsel itu kembali berbunyi. Dua pesan dalam satu waktu dari orang yang sama, dirimu. Bermula dari sebuah basa-basi yang kuanggap benar-benar basi –haha-. Ternyata aku salah,kejadian hari itu, 20 april 2015 bermula dari pesan itu. Pesan singkat yang berujung kebahagiaan. Kita merencanakan perjalanan yang belum pernah terfikirkan. Ku fikir, ini bukan sebuah hal yang membahagiakan, ternyata aku salah.. ini adalah hal terindah yang pernah ku dapatkan dari dirimu sejak kita pertama saling mengenal. Javana spa, tujuan kita. Ntah mengapa setelah melalui banyak permasalahan tentang keberangkatan, akhirnyaa.. dengan bismillah aku beranjak pergi, untuk menemuimu.   “aku berangkat, fik,,” pesan itu ku kirim seba...

jangan pernah kembali, atau jangan pernah pergi lagi

rindu itu sempurna membuat hati terasa kacau, benarkah adanya rindu itu? setelah 3 tahun lebih tidak bertemu, mungkinkah cinta itu masih ada? mungkinkah hati ini masih untukmu? mungkin saja, karena cinta akan selalu terkenang, karena cinta masih mampu terasakan. untukmu yang berkeyakinan sama, namun memiliki pemahaman yang berbeda dalam keyakinan yang sama, apakah aku telah membuat kesalahan? namun, setahuku cinta tidak pernah salah bukan? namun, yang tidak ku mengerti adalah, sebenarnya apakah arti dari sebuah kesalahan itu? aku sempat berfikir hidup ini adalah tidak adil ketika kesalahan datang menghampiri hidup, tapi ternyata, setelah aku mengenal kata "maaf" aku mulai mengerti bahwa sebenarnya, hidup bukanlah tidak adil. tapi hidup adalah sebuah proses dimana hati, lisan, mata, dan telinga harus dijaga untuk hal buruk, karena hati, di gunakan untuk bergumam hal yang baik, lisan digunakan untuk berbicara hal yang sopan, mata digunakan untuk melihat hal yang indah dan hala...

sesederhanakah permintaan itu?

aku memang tidak pernah menyesal telah dilahirkan di dunia ini, denganmu pa, ma. hanya saja, beberapa hari ini aku sering merasa di tekan. ntah apa yang membuat aku merasakan sebuah tekanan itu, seharusnya aku merasa bebas, bebas dalam arti tetap baik. dalam hidup, aku pun memiliki prinsip, namun yang kutahu, prinsip dari masing-masing diri kita berbeda. tidak, bukan nya aku ingin memilih jalan kehidupanku sendiri, tapi.. rasanya makin hari segalanya menjadi lebih terasakan, sakit. tekanan itu seperti pisau belati yang menghujam jantungku, mungkin terlihat sederhana permintaan kalian, tapi jika aku memiliki prinsip yang berbeda, apakah masih pantas di sebut sebuah permintaan sederhana? ntahlah.. semoga dengan segala yang kurasakan kemarin, hari ini, besok, lusa, atau bahkan setiap hari selama 4 tahun ke depannya akan menjadi baik, semoga menjadi berkah, dan tetap dalam jalan Allah SWT yang terbaik, amin. untukmu yang selalu ku sayangi Pa, Ma ..

apakah cinta itu salah?

"tidak ada yang salah dengan dirimu, kau mungkin hanya mencintainya", ungkapan yang ku benarkan. tapi, jika mencintainya adalah sebuah kesalahan, lalu bagaimana? apakah cinta itu adalah sebuah kesalahan? apakah mencintai adalah salah?. sebuah kesalahan adalah dimana kita tidak mampu menerima segala pernyataan buruk tentang sebuah kebenaran di dalam hidup kita, tidak selalu dalam hal cinta, tapi terkadang seseorang menyebutnya "mencintai adalah sebuah kesalahan", untukku tidak, bukan seperti itu. hanya terkadang setiap segala sesuatu yang memang pada akhirnya menempuh sebuah kenyataan, tidak selalu pahit, tapi itulah kenyataan, kesalahan adalah suatu hal dimana seseorang tidak mampu menerima segala sesuatu tentang takdir, tentang suatu hal yang memang adalah kenyataan. banyak yang berkata bahwa aku adalah salah, karena telah mencintai seseorang yang salah. mungkin benar adanya, ketika mencintai adalah salah, tapi cinta, tidak pernah salah. karena cinta berasal d...

life is process

Segala hal yang pernah ada, ku kira perlahan - lahan mulai hilang, ntah kemana pergi nya, aku tak begitu memperdulikannya, sudah cukup, segala kesalahan itu hanya aku buat sekali, tidak untuk kedua kalinya. kurasa, hidup untuk di jalani,bukan untuk di renungi, sebab waktu tetap berjalan ketika kita diam, dan detik terus bergerak maju ketika kita terlelap, maka.. untuk apa kita membuang waktu? aku sering mendengar,mereka dari sebagian orang berkata "aku pernah bermimpi menjadi pelangi", kurasa.. mereka menginginkan menjadi pelangi adalah karena pelangi sangat indah, berwarna, dan banyak disukai orang, tapi.. aku punya mimpi yang berbeda, "aku pernah bermimpi menjadi langit". aku menyukainya, warna biru.. langit biru.. laut biru.. aku menyukainya. karena aku menyadari suatu hal, jika aku menjadi pelangi, yang hidupnya penuh warna, sangat di sukai orang dan sangat indah, itu tidak akan memuaskan setiap apa yang aku ingin, pelangi hanya datang sesekali, disaat setelah ...

tentangmu (2)

lambat laun cerita tentang kita kembali bergulir. tahun ajaran baru, benar, semuanya serba baru. kita sama-sama berbeda, kembali dingin, bahkan jika bertemu sekalipun kamu seperti tidak melihat. apakah itu? kenapa kamu menghindar? aku pernah tidak tidur semalaman untuk merenungi apa kesalahan yang pernah aku lakukan padamu. berlebihan bukan?, tapi, akhirnya aku tersadar, bahwa kita hidup di dunia ini bukan untuk di renungi, tapi untuk di jalani. aku mencoba mengerti akan sikapmu yang seperti angin, kadang membawa kita pada matahari, dan kadang membawa kita pada hujan. hujan? aku bahkan menyukainya. kita pernah punya kenangan dalam hujan, itu sebabnya aku menyukai hujan. apakah kamu juga menyukai tiap tetesan air yang jatuh dari langit? apakah kamu bisa mengingat segala tentang kita dalam hujan? bisakah kamu merasakannya, rasa bahagia hatiku ketika bermain air hujan bersamamu? kita sempat saling mengetahui perasaan masing-masing. bukankah aku pernah mengatakannya fik? aku pernah dengan...

tentangmu (1)

Entah apa yang terasakan sejak pertama kali aku mendengar gurauan tentang mu  dari temanmu, mereka bilang "nabillah, ada salam dari dia"(temanmu menunjukmu dengan gurauannya), kulihat wajahmu yang bersemu kemerahan, namun kamu tidak mencoba menyangkalnya. kulihat senyum itu setiap kali mata kita bertemu, awalnya pertemuan kita di kelas itu terasa indah. namun, ketika aku mencoba memilikirasa yang sama sepertimu, mengapa kamu seperti menghindar? Awalnya aku tidak tertarik dengan sikapmu yang berubah, dingin, ketus, dan membuatku serba salah. namun, ketika ku pahami hati dan diri ini, aku menyadarinya, kamu telah membuat aku "jatuh cinta". aku mencoba menebak apa yang ada dalam isi hatimu, segalanya.. namun tidak ada satupun yang terkuak tentangmu dari mereka yang sedikit lebih mengenalmu. kamu aneh, seperti bukan manusia biasa, itu yang pernah ku simpulkan tentang dirimu fik. aku pernah mendengar bahwa " jika kita berani untuk mencintai, maka kita sudah pas...

aku bisa !!!!

hidup adalah untuk tersenyum, meski banyak perasaan sedih yang mengaharuskan meneteskan air mata, ingatlah.. tidak hanya dengan meneteskan air mata rasa sedihmu akan hilang, tetapi akan merasa semakin bodohnya dirimu karena tidak dapat melakukan apapun untuk mengubah hidupmu. setiap kesedihan selalu bermakna, tanpa adanya tidak alasan. sulit bukan? hidup memanglah sangat sulit ketika kita merasa jatuh, ketika kita merasa berada di titik paling bawah, ketika kita merasa kita tidak bisa melakukan apapun lagi, ketika kita terpuruk untuk suatu hal yang menyakitkan. sedih bukan? yaa setiap manusia pasti pernah merasakan kesedihan. kita memang bisa menutupinya dengan tersenyum bukan? namun, itu hanya membuat hidupmu makin menyesakkan. bersikap apa adanya, jangan mencoba mengelabui orang-orang yang peduli karena hanya karena kamu tidak ingin menyusahkan mereka, mungkin mereka adalah malaikat penolong yang tuhan kirim untuk kita agar bisa membantu menyeka air mata yang terus memb...

jalani kehidupanmu

hidup itu penuh dengan suka dan duka. Kita tak pernah sadar, bahwa dunia itu akan terus berputar. Lalu, apakah kita hanya akan tetap disitu bersama masa lalu? Tidakkah kita ingin berlalu bersama pahit-manis nya kehidupan? ^^ kehidupan mungkin bisa berputar, namun tak selamanya apa yang kita inginkan sejalan dengan apa yang kita dapatkan. Kelak, kita akan mengerti. Untuk apa kita di takdirkan berada disini. Bersama sebuah kenangan terpendam. Andaikata kita yang menentukan, semuanya akan berakhir indah. Seindah pelangi yang menyinari langit dengan warnanya. Terkadang, kita selalu memikirkan masa lalu yang kelam. Tidakkah kita sadar, bahwa kita berada disini untuk masa depan. Masa depan yang menntukan segalanya. Sedangkan masa lalu hanya memperlambat proses keindahan masa depan. Selamanya hanya senyuman yang membahagiakan. Dan selamanya hanya tangisan yang menyedihkan. Tak inginkah kita merubahnya? Merubah senyuman yang menyedihkan. Dan tangisan yang membahagiakan? Ingin berbic...

bersyukur dalam hidup

ketika hidupmu hanya untuk menulis, mengapa tidak kamu mencoba menuliskan sesuatu? sesuatu yang benar, sesuatu yang baik, dan berharga bagi setiap orang yang membacanya, bukankah itu adalah termasuk amalan sholehah? jika hidupmu hanya untuk melukis, mengapa tidak kamu mencoba menggambarkan sesuatu yang indah namun bukan semata-mata untuk menjadi kepuasan bagi setiap yang melihatnya, melainkan lukislah sesuatu yang baik yang dapat membuat hati kita terbuka dengan segala yang kau lukis dalam indahnya lukisanmu.. jika hidupmu hanya untuk melihat, coba lihat setiap orang yang memang pantas kau lihat, gunakan pandanganmu untuk sesuatu yang baik, untuk mencontoh setiap hal yang berguna, untuk menciptakan kedamaian di dunia bahkan di akhiratmu. jika hidupmu hanya untuk mendengar, dengarkanlah setiap hal yang baik, ikutilah bagaimana cara seseorang yang baik berbicara, turuti kata-kata dan santunannya, sebab kepuasan dalam bathin dirimu hanyalah akan terasakan dengan mendengar ...

cinta itu untaian kata

Setiap untaian kata yang terucap, mungkin kini tak berarti lagi. Jika cinta hanya mampu diungkapkan dengan sebuah kata-kata. Lalu, Akankah cinta terjawab oleh raga?   Mungkin benar jika cinta hanya sebuah rasa yang bergejolak melawan ilusi dalam jiwa. Namun akankah cinta tersampaikan jika hanya dipendam di dalam dada? Mungkin setiap hembusan nafas terdengar sayup-sayup asmara yang membingungkan. Membuat seluruh jiwa bertanya “apakah ini cinta? Atau hanya perasaan sementara yang tumbuh ketika berada di dekatnya?” Inikah cinta yang sesungguhnya. Menggugah segala rasa malas oleh sebuah perasaan yang menjelma menjadi sebuah kebiasaan. Inikah rasa? Rasa cinta yang selalu hadir tanpa kuminta? Mungkin iya. Lalu, jika cinta itu datang dengan segala keraguannya, akankah ia masih dapat disebut sebuah asmara? Tak selamanya cinta itu indah. indah di mata, tak selalu indah di hati. Begitupun dengan benci. Benci di mulut, tak selalu benci di hati. Itulah cinta. Segala rasa yang tak ma...

cinta dalam diam

Harapan itu semuanya sia-sia. Tak berbekas. Walaupun hanya berupa pecahan-pecahan. Harapan itu mungkin sirna.   terhapus ombak yang kian hari kian menggulung tinggi. Impian itu tak berarti. Mungkin hanya separuh yang kugunakan. Tapi .. Cinta yang menguatkan aku. Cinta yang membuat aku masih berdiri di tanah ini. masih berdiri tegak di bumi ini. dan masih berlari mengejar angan yang tak kunjung ku dapat. Mungkin benar, harapan bisa sirna. Tapi cinta tetap di dalam hati. Mungkin benar impian bisa larut. Tapi cinta tetap di berpihak pada hati. Aku ingin seperti bulan. Meski Cuma satu, tapi ia tetap bersinar. Mengalahkan gelapnya malam. Menghapuskan segala gulita Dengan sinarnya. dan kini, sampai saat ini, ia masih terus berpijar. Untuk seluruh penghuni bumi. Aku ingin seperti air. Meski tak dapat dihitung, tapi sangat berarti. Meski tak selalu dicari, tapi ia akan datang kala mereka membutuhkan. Meski tak selalu bersih, tapi mereka akan tetap datang. K...