My feel

Kita adalah angin yang tidak pernah bertemu, kita adalah langit yang tidak pernah menemukan ujung. Bukan hanya itu, kita hanya di pertemukan untuk saling mengisi, bukan untuk saling melengkapi. Tapi, disini.. Hanya aku yang mengisi, kamu tidak melengkapi, karena kisah kita memang di takdirkan hanya sampai itu, tidak lebih.
Kita adalah cinta yang tidak pernah menemukan titik tepat pada sebuah waktu, pada sebuah ruang, Karena kita bukanlah sebuah sepatu yang selalu berjalan beriringan tetapi tidak pernah bisa bersatu. Tapi kita adalah jiwa yang tidak pernah memaksa sesuatu.
Kita saling mengetahui, kita memang tidak saling cinta (mungkin), hanya saja.. Kisah kita terlalu rumit untuk hanya sekedar berujung sampai sini.
Terlalu jauh perjalanan kita untuk sampai pada titik terakhir perjalanan ini, hingga aku tidak mengerti kenapa aku bisa bertahan dan mencoba menyamaimu hingga sejauh ini. Padahal sudah sejak lama aku mengetahui bahwa takdir kita tidak akan berjalan bahagia, tapi aku tahu, bahwa jika tuhan belum mengizinkan aku berbahagia, berarti cerita kita belum selesai. Aku hanya penasaran akan akhirnya. Akan menjadi apa kisah ini?
Kita satu dunia, satu pemahaman, satu kepercayaan, hanya berbeda keyakinan (persepsiku). Ntah kita akan di pertemukan atau bahkan akan di jauhkan. Aku tidak memikirkan hal itu, yang aku tahu, aku hanya penasaran, akan akhir cerita dari perjalanan panjang kisah kita.
Aku masih berfikir, kenapa waktu tidak pernah tepat untuk kita?
Aku tidak memerlukan cahaya, karena menurutku, gelap itu bukan menakutkan, hanya sepi.
Begitupun dengan kita..
Mungkin aku tidak harus lagi menjelaskan seberapa banyak hal yang belum aku beritahu pada kamu, karena aku tahu
"Cinta sejati itu bukan yang memaksa memiliki. Tapi yang ikhlas melepaskan"-NDY

Comments

Popular posts from this blog

Jetcoaster 'Hidup'

Sebelum usia 23

Semesta Untuk Jingga