Merindu itu sulit, biar aku saja. Kamu jangan..

Aku memang pernah mencintaimu. Begitu mencintai karena aku tahu, setidaknya ada satu orang yang bisa aku cintai selain dia (yang dulu).
Tapi ternyata, semuanya berubah ketika aku tahu bahwa aku tidak bisa memilikimu.

Malam itu, terakhir kalinya aku mencintaimu. Bagaimanapun caranya, aku harus melepasmu. Karena aku tahu bahwa akan ada hati lain yang terluka jika aku masih mencintaimu.

Setelah ini, maka aku akan menjadi pengagum yang dirahasiakan. Maaf, jika suatu saat nanti rinduku tak tertahankan, dan aku tahu aku tidak seharusnya merindumu.

Bukan tentang apa yang telah kita lalui bersama-sama dalam waktu dekat ini, tapi tentang cinta yang begitu sederhana datang dengan mudahnya bersamamu, tepat setelah aku melepaskan dia (yang lalu).

Kita masih menjadi teman bukan?
Karena tetap menjadi "teman" adalah satu-satunya cara agar aku masih bisa tetap dekat denganmu.

Satu hal yang harus kamu tahu, aku bahagia ketika bersamamu, dan aku ingin selalu bersamamu meski aku tahu nalarku meyakinkan bahwa waktumu tak hanya untukku saja.

Begitu sederhana cinta ini hingga aku terlalu jatuh pada hatimu, maaf.. mungkin dengan ini kamu akan merasa lebih baik atau bahkan lebih buruk.

Aku tidak tahu apa kamu mencintaiku atau tidak, tapi aku mencintaimu.

Ini sebuah fase kehidupan, kita mungkin dipertemukan tuhan tapi tidak untuk saling menggenggam, tidak untuk saling memiliki, hanya untuk saling menguatkan.

Aku pasti merindumu, dan kamu jangan. Biar aku saja, karena itu sulit.


Salamku untukmu~

Comments

Popular posts from this blog

Jetcoaster 'Hidup'

Sebelum usia 23

Semesta Untuk Jingga