Aku tidak merindumu !
Ah tidak, saya tidak sedang ingin merindu-nya. Biar ku tepis meski susah, aku payah dalam hal menyembunyikan luka.
Pertemuan hari ini, biarlah cukup sampai disini. Aku harus mengubur dalam-dalam rasa yang pernah ada untukmu.
Itu tidak mudah, aku tahu tapi aku harus kuat.
Bertahan tidak membuat hatiku menjadi sembuh sempurna, akan ada luka yang mungkin akan kamu tambah hingga benar-benar tak bisa disembuhkan lagi.
Tapi meninggalkanmu juga bukanlah sebuah pilihan yang aku ambil karena terbaik, ternyata melupakanmu tidak semudah itu, aku hanya berbicara aku mampu, tapi ternyata aku payah.
Maaf jika aku masih sering merindu-mu.
Kau tahu, tempat paling nyaman untukku adalah dalam pelukmu.
Bahumu terlalu nyaman untukku berpindah mencari bahu lelaki lain, aku pasti akan merindukan-nya.
Aku tahu, aku telah memutuskan pergi meninggalkanmu, aku hanya harus merelakanmu menemukan kebahagiaanmu yang baru-- tanpa aku.
Selamat menikmati bahagiamu, meski bukan aku lagi yang berada didepanmu.
Aku baruntung pernah memilikimu.
Pertemuan hari ini, biarlah cukup sampai disini. Aku harus mengubur dalam-dalam rasa yang pernah ada untukmu.
Itu tidak mudah, aku tahu tapi aku harus kuat.
Bertahan tidak membuat hatiku menjadi sembuh sempurna, akan ada luka yang mungkin akan kamu tambah hingga benar-benar tak bisa disembuhkan lagi.
Tapi meninggalkanmu juga bukanlah sebuah pilihan yang aku ambil karena terbaik, ternyata melupakanmu tidak semudah itu, aku hanya berbicara aku mampu, tapi ternyata aku payah.
Maaf jika aku masih sering merindu-mu.
Kau tahu, tempat paling nyaman untukku adalah dalam pelukmu.
Bahumu terlalu nyaman untukku berpindah mencari bahu lelaki lain, aku pasti akan merindukan-nya.
Aku tahu, aku telah memutuskan pergi meninggalkanmu, aku hanya harus merelakanmu menemukan kebahagiaanmu yang baru-- tanpa aku.
Selamat menikmati bahagiamu, meski bukan aku lagi yang berada didepanmu.
Aku baruntung pernah memilikimu.
Comments
Post a Comment