Posts

bersyukur lebih baik

Hari ini, aku mendengar keluhan kalian kembali. Harusnya hari ini akan terus berjalan membahagiakan, kupikir akan begitu.. namun ternyata, sebuah permasalahan kecil menjadi menyeruak ketika aku yang menndengarnya, begitu sesak ketika aku melihat kalian bertengkar. Aku lelah.. melihat setiap kita pergi bersama, yang berawal kebahagiaan, namun selalu berujung menyakitkan di akhir.   Apakah semua orang tua memang begitu? Apakah mereka memiliki ego yang lebih tinggi di banding memikirkan perasaan anak kecil yang berada di sampingnya? Apakah mereka lupa bahwa aku berada di sana melihat pertengkaran kecil yang sering ku jumpai? Lagi-lagi tentang uang, kita masih bisa hidup bahagia dengan uang yang cukup kan pa? kita juga bisa pergi dengan uang yang sangat cukup menurutku, namun mengapa bagi kalian tidak? Bisakah kita, aku, mama, dan papa selalu bersyukur dengan segala yang menurut kalian adalah kekurangan? Kita tidak pernah merasakan tidak mempunyai uang sepeserpun, sedangkan ...

(masih)n 20 April 2015, bersamamu

20 April 2015 waktu terus berjalan sesuai biasanya. detik tidak berubah, menit masih tetap seperti itu. hanya saja, ketika bersamamu semuanya terasa lebih cepat. mungkin karena kita sama-sama bahagia atas yang terjadi pada waktu ini. air terjun masih di hadapan kita, masih pula mengalir air jernih yang sama. hanya kita yang berbeda, berbeda hati, berbeda pendapat, dan berbeda rasa, persepsiku. langit masih tetap biru seperti saat kita berjumpa, matahari masih dengan sempurna menyinari kita, awan putih masih dengan lemahnya tertiup angin lalu pergi ntah kemana, hanya kita yang masih diam disini. yaa.. kita sama-sama hanya diam. menikmati setiap air yang mengalir dengan deras, menikmati setiap hembusan angin yang membawa kesejukan, dan menikmati setiap waktu yang terus berjalan meski kita terdiam. rupanya, kedua temanmu sudah cukup puas bermain air yang begitu dingin, ku kira mereka benar-benar lupa jika masih ada kita disini. hingga mereka berjalan menghampiri, aku sempat merasakan...

20 april 2015, bersamamu

20 april 2015 Pagi yang cerah   mengawali hari dengan sempurna, mentari pagi siap menyinari bumi dengan makhluk yang ada di dalamnya. Pagi itu..   waktu menunjukan pukul 06.18 . ponsel di sebelahku berbunyi, menandakan pesan masuk. Belum sempat ku membalasnya, ponsel itu kembali berbunyi. Dua pesan dalam satu waktu dari orang yang sama, dirimu. Bermula dari sebuah basa-basi yang kuanggap benar-benar basi –haha-. Ternyata aku salah,kejadian hari itu, 20 april 2015 bermula dari pesan itu. Pesan singkat yang berujung kebahagiaan. Kita merencanakan perjalanan yang belum pernah terfikirkan. Ku fikir, ini bukan sebuah hal yang membahagiakan, ternyata aku salah.. ini adalah hal terindah yang pernah ku dapatkan dari dirimu sejak kita pertama saling mengenal. Javana spa, tujuan kita. Ntah mengapa setelah melalui banyak permasalahan tentang keberangkatan, akhirnyaa.. dengan bismillah aku beranjak pergi, untuk menemuimu.   “aku berangkat, fik,,” pesan itu ku kirim seba...

jangan pernah kembali, atau jangan pernah pergi lagi

rindu itu sempurna membuat hati terasa kacau, benarkah adanya rindu itu? setelah 3 tahun lebih tidak bertemu, mungkinkah cinta itu masih ada? mungkinkah hati ini masih untukmu? mungkin saja, karena cinta akan selalu terkenang, karena cinta masih mampu terasakan. untukmu yang berkeyakinan sama, namun memiliki pemahaman yang berbeda dalam keyakinan yang sama, apakah aku telah membuat kesalahan? namun, setahuku cinta tidak pernah salah bukan? namun, yang tidak ku mengerti adalah, sebenarnya apakah arti dari sebuah kesalahan itu? aku sempat berfikir hidup ini adalah tidak adil ketika kesalahan datang menghampiri hidup, tapi ternyata, setelah aku mengenal kata "maaf" aku mulai mengerti bahwa sebenarnya, hidup bukanlah tidak adil. tapi hidup adalah sebuah proses dimana hati, lisan, mata, dan telinga harus dijaga untuk hal buruk, karena hati, di gunakan untuk bergumam hal yang baik, lisan digunakan untuk berbicara hal yang sopan, mata digunakan untuk melihat hal yang indah dan hala...

sesederhanakah permintaan itu?

aku memang tidak pernah menyesal telah dilahirkan di dunia ini, denganmu pa, ma. hanya saja, beberapa hari ini aku sering merasa di tekan. ntah apa yang membuat aku merasakan sebuah tekanan itu, seharusnya aku merasa bebas, bebas dalam arti tetap baik. dalam hidup, aku pun memiliki prinsip, namun yang kutahu, prinsip dari masing-masing diri kita berbeda. tidak, bukan nya aku ingin memilih jalan kehidupanku sendiri, tapi.. rasanya makin hari segalanya menjadi lebih terasakan, sakit. tekanan itu seperti pisau belati yang menghujam jantungku, mungkin terlihat sederhana permintaan kalian, tapi jika aku memiliki prinsip yang berbeda, apakah masih pantas di sebut sebuah permintaan sederhana? ntahlah.. semoga dengan segala yang kurasakan kemarin, hari ini, besok, lusa, atau bahkan setiap hari selama 4 tahun ke depannya akan menjadi baik, semoga menjadi berkah, dan tetap dalam jalan Allah SWT yang terbaik, amin. untukmu yang selalu ku sayangi Pa, Ma ..

apakah cinta itu salah?

"tidak ada yang salah dengan dirimu, kau mungkin hanya mencintainya", ungkapan yang ku benarkan. tapi, jika mencintainya adalah sebuah kesalahan, lalu bagaimana? apakah cinta itu adalah sebuah kesalahan? apakah mencintai adalah salah?. sebuah kesalahan adalah dimana kita tidak mampu menerima segala pernyataan buruk tentang sebuah kebenaran di dalam hidup kita, tidak selalu dalam hal cinta, tapi terkadang seseorang menyebutnya "mencintai adalah sebuah kesalahan", untukku tidak, bukan seperti itu. hanya terkadang setiap segala sesuatu yang memang pada akhirnya menempuh sebuah kenyataan, tidak selalu pahit, tapi itulah kenyataan, kesalahan adalah suatu hal dimana seseorang tidak mampu menerima segala sesuatu tentang takdir, tentang suatu hal yang memang adalah kenyataan. banyak yang berkata bahwa aku adalah salah, karena telah mencintai seseorang yang salah. mungkin benar adanya, ketika mencintai adalah salah, tapi cinta, tidak pernah salah. karena cinta berasal d...

life is process

Segala hal yang pernah ada, ku kira perlahan - lahan mulai hilang, ntah kemana pergi nya, aku tak begitu memperdulikannya, sudah cukup, segala kesalahan itu hanya aku buat sekali, tidak untuk kedua kalinya. kurasa, hidup untuk di jalani,bukan untuk di renungi, sebab waktu tetap berjalan ketika kita diam, dan detik terus bergerak maju ketika kita terlelap, maka.. untuk apa kita membuang waktu? aku sering mendengar,mereka dari sebagian orang berkata "aku pernah bermimpi menjadi pelangi", kurasa.. mereka menginginkan menjadi pelangi adalah karena pelangi sangat indah, berwarna, dan banyak disukai orang, tapi.. aku punya mimpi yang berbeda, "aku pernah bermimpi menjadi langit". aku menyukainya, warna biru.. langit biru.. laut biru.. aku menyukainya. karena aku menyadari suatu hal, jika aku menjadi pelangi, yang hidupnya penuh warna, sangat di sukai orang dan sangat indah, itu tidak akan memuaskan setiap apa yang aku ingin, pelangi hanya datang sesekali, disaat setelah ...

tentangmu (2)

lambat laun cerita tentang kita kembali bergulir. tahun ajaran baru, benar, semuanya serba baru. kita sama-sama berbeda, kembali dingin, bahkan jika bertemu sekalipun kamu seperti tidak melihat. apakah itu? kenapa kamu menghindar? aku pernah tidak tidur semalaman untuk merenungi apa kesalahan yang pernah aku lakukan padamu. berlebihan bukan?, tapi, akhirnya aku tersadar, bahwa kita hidup di dunia ini bukan untuk di renungi, tapi untuk di jalani. aku mencoba mengerti akan sikapmu yang seperti angin, kadang membawa kita pada matahari, dan kadang membawa kita pada hujan. hujan? aku bahkan menyukainya. kita pernah punya kenangan dalam hujan, itu sebabnya aku menyukai hujan. apakah kamu juga menyukai tiap tetesan air yang jatuh dari langit? apakah kamu bisa mengingat segala tentang kita dalam hujan? bisakah kamu merasakannya, rasa bahagia hatiku ketika bermain air hujan bersamamu? kita sempat saling mengetahui perasaan masing-masing. bukankah aku pernah mengatakannya fik? aku pernah dengan...

tentangmu (1)

Entah apa yang terasakan sejak pertama kali aku mendengar gurauan tentang mu  dari temanmu, mereka bilang "nabillah, ada salam dari dia"(temanmu menunjukmu dengan gurauannya), kulihat wajahmu yang bersemu kemerahan, namun kamu tidak mencoba menyangkalnya. kulihat senyum itu setiap kali mata kita bertemu, awalnya pertemuan kita di kelas itu terasa indah. namun, ketika aku mencoba memilikirasa yang sama sepertimu, mengapa kamu seperti menghindar? Awalnya aku tidak tertarik dengan sikapmu yang berubah, dingin, ketus, dan membuatku serba salah. namun, ketika ku pahami hati dan diri ini, aku menyadarinya, kamu telah membuat aku "jatuh cinta". aku mencoba menebak apa yang ada dalam isi hatimu, segalanya.. namun tidak ada satupun yang terkuak tentangmu dari mereka yang sedikit lebih mengenalmu. kamu aneh, seperti bukan manusia biasa, itu yang pernah ku simpulkan tentang dirimu fik. aku pernah mendengar bahwa " jika kita berani untuk mencintai, maka kita sudah pas...

aku bisa !!!!

hidup adalah untuk tersenyum, meski banyak perasaan sedih yang mengaharuskan meneteskan air mata, ingatlah.. tidak hanya dengan meneteskan air mata rasa sedihmu akan hilang, tetapi akan merasa semakin bodohnya dirimu karena tidak dapat melakukan apapun untuk mengubah hidupmu. setiap kesedihan selalu bermakna, tanpa adanya tidak alasan. sulit bukan? hidup memanglah sangat sulit ketika kita merasa jatuh, ketika kita merasa berada di titik paling bawah, ketika kita merasa kita tidak bisa melakukan apapun lagi, ketika kita terpuruk untuk suatu hal yang menyakitkan. sedih bukan? yaa setiap manusia pasti pernah merasakan kesedihan. kita memang bisa menutupinya dengan tersenyum bukan? namun, itu hanya membuat hidupmu makin menyesakkan. bersikap apa adanya, jangan mencoba mengelabui orang-orang yang peduli karena hanya karena kamu tidak ingin menyusahkan mereka, mungkin mereka adalah malaikat penolong yang tuhan kirim untuk kita agar bisa membantu menyeka air mata yang terus memb...