Dekap Kisah
Dalam satu hari yang terasa sama, namun kian menjauh. Menggenapi tapak kaki kita pada semesta, Menjadikan aku perempuan yang selalu berusaha bahagia, Sebab dalam doa, kurapalkan sejuta semoga perihal kita yang dijauhkan segala duka. Jadilah seperti yang sama-sama kita mau. Menjadi apapun yang saling seirama. Membentuk persepsi yang sama, meski kepala kita berbeda. Bertemanlah dengan ramai, Jangan sepertiku. Sepi tidak menuntut untuk merasa bahagia. // Mari kita berkhayal sebentar, Membentuk pola-pola dalam pikir yang menggemaskan. Kita duduk menikmati film penuh makna, memakan eskrim, juga menertawakan gurauan-gurauan yang melengkapi kisah kita. Sepertinya, aku harus membuat sesuatu. Makanan penuh cinta untukmu. Aku berikan pilihan. Kita nikmati waktu, atau secangkir teh hangat dengan peluk? Apapun ; asal denganmu. Masih membayangkan lagi? Rupanya, kita telah berpindah daritadi. Hanya ada jendela yang menghadap laut lepas. Semesta yang menguning, dan angin ya...